Kamis, 29 Agustus 2013

Gigiku berlubang karena Cokelat ?


Cokelat? Hmmm siapa sih yang tidak mengenal cokelat?
Warnanya yang gelap dan rasanya yang aduhai itu membuat hampir semua orang menyukainya kan? Tetapi hati-hati, katanya cokelat bisa bikin gigi kita berlubang lho! Benarkah?



Sebelum tahu jawabannya yuk kita belajar sedikit apa itu cokelat dan kenapa gigi bisa berlubang.
Cokelat sudah dikenal sejak suku bangsa maya dan aztek di negara meksiko, pertama kali cokelat digunakan sebagai minuman, akhirnya lama kelamaan berkembang sebagai permen cokelat yang diberi pemanis karena memang rasa asli coklat adalah pahit.

Cokelat sendiri sebenarnya mengandung 31% lemak, 14% karbohidrat dan juga 9% protein . Selain itu cokelat murni juga mengandung antioksidan yang bisa menghambat proses oksidasi kolesterol jahat dalam tubuh. Antioksidan dalam cokelat ini juga dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Nah...sebenarnya kulit biji coklat pun bermanfaat lho, yaitu sebagai anti bakteri pada mulut. Lalu kenapa cokelat dituduh sebagai penyebab gigi berlubang?
Gigi bisa berlubang atau mengalami karies karena ada faktor yg mempengaruhinya:
  1. Makanan, dalam hal ini semua makanan yang mengandung gula, baik dari karbohidrat maupun dari pemanis
  2. Host/gigi, maksudnya adalah dari kebiasaan manusianya terhadap kebersihan giginya atau kita sebut perilaku individu. Selain itu bentuk gigi itu sendiri juga bisa menjadi penyebab karies, karena pada gigi geraham terdapat cerukan yang menyebabkan makanan dapat tertinggal di gigi jika pembersihannya tidak maksimal
  3. Bakteri, pada rongga mulut manusia sebenarnya sudah ada bakteri yang jumlahnya masih normal sehingga tidak menyebabkan karies, tapi jika jumlah itu berlebihan maka dia akan sangat berpengaruh pada proses terjadinya karies gigi.
  4. Waktu, dalam hal ini diperlukan proses dan waktu yang cukup untuk gigi menjadi berlubang .
Nah keempat faktor ini harus ada dan bekerja secara simultan untuk dapat merusak gigi. 
Jadi gampangnya prosesnya seperti ini, pada saat kita makan terutama makanan mengandung karbohidrat. Otomatis dia akan menempel di gigi, jika kita biarkan sisa yang menempel itu dalam waktu lama, maka akan timbul kondisi asam pada gigi, bakteri sangat senang dengan kondisi asam, dia akan berkembang menjadi lebih banyak dari yang seharusnya, sehingga kondisi akan semakin asam. Asam inilah yang akan merusak email gigi dan bisa berlanjut lebih parah jika kondisi ini dibiarkan. Kerusakan email gigi dan seterusnya inilah yang disebut karies.


Lalu bagaimana nasib cokelat kesayangan kita ini? Permen cokelat sudah bukan cokelat asli yang memiliki berbagai bahan bermanfaat tadi, tetapi sudah ditambah pemanis dan tekstur pelengket. Tentu saja jika terlalu banyak mengkonsumsinya TANPA memperhatikan kebersihan gigi kita setelah memakannya, perilaku ini akan menyebabkan timbulnya karies.

Tapi jangan khawatir, jika kita sanggup menjamin diri kita sendiri dan terutama anak-anak  untuk membersihkan gigi setelah mengkonsumsi permen cokelat. Minimal berkumur-kumur air putih, setelah sampai di rumah gosok gigi , maka karies ogah mampir ke gigi kita kan? Intinya jangan biarkan semua sisa makanan yang manis dan lengket tertinggal lama pada gigi, gosok gigi dengan cara yang seharusnya, serta rajin memeriksakan gigi ke dokter gigi, maka kita bisa tersenyum penuh percaya diri tanpa karies di gigi.

Penulis : drg. Dina Affandi
Bertugas di Puskesmas Wajak Kab. Malang

Selasa, 27 Agustus 2013

Manfaat Cokelat Bagi Kesehatan


Jangan kebanyakan makan cokelat, nanti giginya rusak, ato jangan kebanyakan makan cokelat ntar endut. Itu merupakan kalimat-kalimat yang biasa kita dengar apabila kita terlalu banyak makan cokelat. Padahal cokelat mempunyai manfaat bagi kesehatan tubuh kita seperti:

1. Tinggi Antioksidan

Cokelat mengandung flavanols, sejenis flavanoid yang berfungsi sebagai anti oksidan dan membantu menangkal radikal bebas di dalam tubuh.

2. Menurunkan Tekanan Darah

Dark chocolate dari beberapa hasil penelitian mampu menurunkan tekanan darah pada orang yang mempunyai tekanan darah tinggi.

3. Menurunkan LDL Kolesterol

Makan coklat hitam secara teratur telah terbukti dapat menurunkan kolesterol LDL sebanyak 10 persen.

4. Anti Depresi Alami

Cokelat mengandung serotonin, anti-depresan alami. Cokelat juga merangsang produksi endorphin, yang menciptakan perasaan bahagia dan senang. Bahkan, dari salah satu penelitian menemukan bahwa cokelat yang  meleleh di dalam mulut akan menghasilkan perasaan menyenangkan yang jauh lebih lama dari pada berciuman penuh gairah. Hal ini mungkin menjelaskan mengapa banyak orang akan memakan cokelat ketika mereka sedang tertekan.

5. Pelawan Kanker

Beberapa penelitian telah menemukan cokelat menjadi salah satu makanan terbaik melawan kanker bersama dengan makanan seperti anggur merah, blueberry, bawang putih, dan teh. Dua cara bagaimana cokelat bekerja untuk melawan kanker, yang pertama adalah dengan menghambat pembelahan sel dan yang kedua adalah mengurangi peradangan.

6. Mencegah Kerusakan Gigi

Penelitian telah menemukan bahwa theobromine dalam cokelat mampu mencegah kerusakan gigi dengan menghilangkan streptokokus mutans, bakteri yang ditemukan di rongga mulut yang memberikan kontribusi terhadap kerusakan gigi.

7. Memperpanjang Umur dan Mengurangi Penyakit

Hasil penelitian di Belanda yang diikuti 200 pria di atas 20 tahun, menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi sejumlah besar coklat, baik cokelat susu dan dark chocolate, hidup lebih lama dan telah menurunkan tingkat penyakit keseluruhan daripada pria yang makan cokelat sedikit atau tidak.
Untuk memperkuat hasil penelitian tersebut, ternyata Jeanne Louise Calment salah satu orang tertua, hidup sampai usia 122 mempunyai resep panjang umur bahwa dia mengkonsumsi dark chocolate sebesar 2,5 pon dalam seminggu.

8. Tinggi Magnesium

Tanaman kakao mengandung lebih tinggi magnesium dibandingkan dengan tanaman lain. Magnesium adalah mineral penting yang membantu dalam proses regulasi sistem pencernaan, saraf, dan kardiovaskuler. Karena itu banyak orang yang mengalami kekurangan magnesium, menambahkan dark chocolate yang kaya akan magnesium untuk dapat meningkatkan kesehatan tubuhnya secara keseluruhan.

9. Pembersih Arteri

Penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan yang dikandung dalam kakao mampu bekerja seperti sapu yang membersihkan plak di dinding arteri.

10. Kesehatan Otak

Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa coklat hitam baik untuk kesehatan otak. Para peneliti di Johns Hopkins University menemukan bahwa cokelat mampu melindungi sel saraf otak dari kerusakan yang lebih lanjut pada saat terjadi serangan stroke. Dark chocolate juga telah diketahui mampu untuk meningkatkan memori otak manusia. Para peneliti di Institut Salk California menemukan bahwa suatu bahan kimia dalam coklat yang disebut epikatekin mampu meningkatkan memori tikus.

gayahidupsehat.org

Cokelat Kaya Manfaat

Cokelat tak hanya lezat. 
Coklat juga kaya manfaat, untuk balita hingga orang dewasa. Simak cara terbaik menikmatinya!

Sederet penelitian menunjukkan, cokelat kaya akan gizi. Baik bagi orang dewasa, bahkan juga anak-anak. Meskipun demikian, khusus untuk anak, ingatkan selalu untuk menyikat gigi setelah menikmatinya.



Tidak semua lemak jahat. Jika Anda sedang berdiet, tak perlu khawatir, cokelat tidak sekonyong-konyong membuat tubuh Anda jadi melar. Tidak bisa dibantah, biji buah kakao sebagai bahan dasar cokelat memang mengandung lemak cokelat yang cukup tinggi yakni 31% disusul karbohidrat 14% dan protein 9%. Namun, lemak cokelat dicerna lama dan terserap sedikit oleh tubuh, sehingga tidak memicu kolesterol darah meningkat.

Lemak cokelat merupakan asam lemak jenuh (asam stearat) sehingga tidak meningkatkan LDL (low desity lipoprotein) atau kolesterol, “si lemak jahat”.

Asam stearat yang terkandung dalam cokelat ini akan diubah menjadi asam oleat (omega 9) yang tidak jenuh dan membuat jantung menjadi bugar. Cokelat kemudian mampu menekan oksidasi kolesterol.

Menariknya, cokelat juga dianggap sebagai obat awet muda karena penuaan kerap dikaitkan dengan merosotnya kesehatan pembuluh darah. Hal ini didukung oleh penelitian yang diantaranya dilakukan oleh dr. Naomi Fischer, asisten profesor di Fakultas Kedokteran Harvard, Amerika Serikat. Menurutnya, cokelat yang kaya akan flavonoid mampu meningkatkan fungsi pembuluh darah.

Penelitian yang terkait soal cokelat juga oleh produsen cokelat terkemuka Amerika melalui penelitinya, Harold Scmitz Ph.D, “Cokelat diharapkan mampu menurunkan risiko gangguan jantung dan pembuluh darah. Di masa depan, cokelat bisa jadi berpotensi menjadi obat gangguan jantung, stroke dan pembuluh darah”.

Cara Menikmati Coklat
  • Kudapan, berupa cokelat hitam batangan atau dalam bentuk lain. Sebaiknya pilih cokelat hitam yang bahan dasar cokelatnya lebih banyak sekitar 50-70% ketimbang campurannya.
  • Minuman, seperti cokelat panas, dingin atau yoghurt
  • Pelengkap makanan lain, seperti dioleskan pada isi roti. Jangan salah memilih, hanya warnanya saja yang cokelat namun kandungannya terlalu banyak gula dan lemak
Khasiat Cokelat hitam
  • Menurunkan tekanan darah
  • Mengobati batuk
  • Mencegah stroke
  • Menurunkan kolesterol
  • Aprodisiak (mendongkrak gairah)
  • Membuat otak rileks sehingga kita menjadi santai dan lebih tenang
sumber : ayahbunda.co.id

Selasa, 20 Agustus 2013

#CocoaVideo The Power of Chocolate

Cocoa Lovers, cokelat selalu punya daya tarik di belahan bumi manapun, simak #CocoaVideo ini :


Minggu, 18 Agustus 2013

Indonesia Cocoa Day Expo 2013 dalam Rangka Peringatan Hari Kakao Indonesia ke-1


Pelaksanaan rencana kegiatan Cocoa Day Expo 2013 akan dilaksanakan di Mall Taman Anggrek, Jakarta pada tanggal 18 – 22 September 2013. Adapun tema dalam acara peringatan Hari Kakao Indonesia ke-1 yaitu Cokelatku Budayaku Indonesiaku. Pencanangan Peringatan Hari Kakao Indonesia pada tahun yang lalu didukung sejumlah pemangku kepentingan di sektor kakao, dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian dan Kementerian lain terkait hingga sejumlah asosiasi dan peneliti biji kakao serta cokelat. Kegiatan Hari Kakao Indonesia ini akan diperingati setiap tahun, dengan menggelar pekan promosi kakao dan cokelat bersama seluruh masyarakat Indonesia.

Menurut data Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa volume ekspor kakao olahan pada Januari-Juli 2012  mencapai 121.000 ton, naik 37,5% bandingkan periode sama 2011 sebesar 88.000 ton. Industri dalam negeri dapat meningkatan jatah biji kakao. Tahun 2011, industri pengolahan mendapat kuota sekitar 207.000 ton. Pada tahun 2012 ditargetkan pasar domestik diberi jatah untuk menyerap 250.000 ton biji kakao produksi nasional. Namun, alokasi jatah bahan baku itu tidak setara dengan target produksi industri pengolahan sebesar 400.000 ton pada 2012. Nilai ekspor kakao tahun 2010 tercatat US$ 1,6 miliar. produksi biji kakao Indonesia selama 2012 bisa mencapai sekitar 500.000 ton atau 50.000 ton lebih banyak dari tahun sebelumnya. Data International Cacao and Coffee Organization / ICCO bahwa kebutuhan kakao dunia meningkat sebesar 3,299 juta ton. Dan data pada saat ini produksi biji kakao hanya 3,288 juta ton. Komoditi Kakao Indonesia menjadi salah satu komoditi unggulan. Pada tahun 2006 produksi kakao Indonesia mencapai 435.000 ton, dan Indonesia termasuk sebagai penghasil kakao terbesar ketiga setelah Pantai Gading, Ghana di Afrika yang pangsa produksi sebesar 13,23% dari total kakao dunia.

Perkembangan dan potensi produksi kakao mempunyai arti yang strategis dan penting karena pasar ekspor biji kakao Indonesia masih sangat terbuka dan pasar domestik masih belum tergarap. Permasalahan utama yang dihadapi perkebunan kakao dapat diatasi dengan penerapan fermentasi pada pengolahan biji pasca panen dan pengembangan produk hilir kakao berupa serbuk kakao.Diharapkan dimasa mendatang Indonesia dapat meningkatkan produksi lebih baik lagi terutama untuk pengolahan produk-produk berbahan baku kakao.
(Berbagai sumber terkait, data diolah F.Hero13)

http://agribisnis.deptan.go.id/disp_informasi/1/3/60/1730/indonesia_cocoa_day_expo_2013_dalam_rangka_peringatan_hari_kakao_indonesia_ke_1.html